Monday, June 06, 2005

kepada anakku

KEPADA ANAKKU

Di atas reruntuhan kejayaanku.Engkau akan membangun
Bangunlah setinggi Bintang Timur, wahai anakku..!
Kugantungkan harapanku Padamu....
Dan akan aku sirami. Dengan air mataku..

Biarlah ayahmu hidup dalam kesempitan dan kecemasan
Asalkan kau dapat menghayati kelapangan dan kedamaian
Pabila kau rasakan dalam hatimu sempitnya harapan
Kurasakan pula hal itu membebani jiwaku

Dan manakala alam tersenyum kepadamu
Memantullah senyumnya itu pada keharuanku...
Aku bergadang agar.Engkau nyenyak di atas tilam
Dan pabila kau tidur terlena maka sejuk pulalah mataku...

Bintangku meredup agar kau muncul sebagai Matahari
Menyinari bukit-bukit tinggi dan dataran-dataran rendah
Makin layu jua lembaran hidupku baik bunga-bunga maupun pohonnya
Hanya agar ceria dan lapang hidupmu nan indah permai...

Kuturuni tangga kehidupan agar kau naik...!
Biarlah aku diam agar kau dapat bernyanyi....
Anakku, sungguh engkau pedangku kala aku harus bertahan
Kaulah perisaiku dikala badai melanda

Engkau tumbuh dengan akhlak mulia
Tak kecewa aku berharap tak pula kau menyimpang dari jalanku
Telah kulihat kebijakanmu sejak masa kanak-kanak
Melampaui usia dan kadarmu....

Nyaris aku temukan di matamu bayang-bayang diriku
Seakan kudengar dalam nyanyianmu pantulan gita hatiku....
Nasihatku, Jangan kau mengabdi harta !
Sebutan baik buatmu lebih agung dari gemerlap kekayaan !

Jangan kau buka pintu hatimu selain untuk Cinta !
Orang mulia jauh dari iri dan dendam
Aku bermohon kehadirat Allah kebahagiaan bagimu
Baik kau penuhi harapanku atau kau sia-siakan !

Dan yang terindah dari syairku baik makna maupun gubahannya
Serta termanis senandungnya adalah engkau, wahai a n a k k u....!!

Karya : Zaky Gunshul
Penerjemah : Hamid H. Alkaff ( Alm )

0 comments: